
Learn English Vocabulary
oleh Prometheus Interactive LLC
4,9
- Keamanan
- 100% Safe
- Kategori
- Pendidikan
- Rating
- 4,9
- Harga
- Free
- Unduh
- 5.00M
Aplikasi ini aman, tepercaya, gratis untuk dipasang, dan menawarkan unduhan cepat tanpa risiko atau malware.
Tangkapan Layar








Analisis oleh Getfullapps
Saya mencoba Learn English Vocabulary sebagai aplikasi pendidikan untuk membangun kosakata bahasa Inggris lewat latihan singkat dan permainan kata. Kesan pertama saya cukup positif: aplikasinya terasa dibuat untuk orang yang ingin belajar sedikit demi sedikit, bukan untuk menggantikan kursus lengkap atau guru. Materinya lebih mudah dimasukkan ke rutinitas harian karena sesi belajarnya tidak menuntut waktu panjang sekaligus.
Di sisi kepercayaan, saya biasanya tidak hanya melihat tampilan dan jumlah materi, tetapi juga memperhatikan pilihan yang diberikan kepada pengguna. Aplikasi ini dikembangkan oleh Prometheus Interactive LLC, tersedia gratis, memiliki rating rata-rata 4,9 dari sekitar 98 ribu rating, dan sudah dipasang lebih dari 5 juta kali. Angka tersebut menunjukkan penerimaan yang kuat, walaupun popularitas tetap bukan jaminan bahwa pola belajar di dalamnya cocok untuk semua orang.
Saya juga menyukai kenyataan bahwa aplikasi ini ditujukan untuk usia 3+. Itu membuatnya lebih mudah dipertimbangkan oleh keluarga yang ingin mengenalkan kosakata dasar, tetapi orang tua tetap sebaiknya mendampingi anak ketika ada pembelian di dalam aplikasi. Versi yang saya bahas adalah 6.1.1 dan dapat digunakan pada perangkat dengan Android 5.0 atau lebih baru.
Bagaimana pengalaman belajar dan tingkat kendalinya
Saya akan melihat pengalaman belajar dari dua sisi: seberapa mudah latihan singkat menyatu dengan hari yang sibuk, dan seberapa besar kendali yang tetap berada di tangan pengguna. Bagian ini juga menyoroti cara menjaga kosakata agar tidak hanya terasa akrab saat muncul di layar. Setelah itu, saya akan membahas kebiasaan dan pilihan pengaturan yang membantu penggunaan tetap terarah tanpa membuat belajar terasa seperti beban.
Latihan singkat yang mudah dimasukkan ke jadwal
Fokus utama aplikasi ini adalah kosakata, bukan pelajaran bahasa Inggris yang sangat luas. Saya melihat pendekatan seperti ini cocok untuk pengguna yang sering merasa kewalahan ketika membuka aplikasi belajar bahasa dengan terlalu banyak menu. Daripada langsung berhadapan dengan tata bahasa, percakapan panjang, atau materi akademis, pengguna dapat memulai dari kata-kata dan latihan yang lebih sederhana.
Model latihan harian juga membantu membentuk kebiasaan. Dalam skenario sehari-hari, saya bisa membukanya saat menunggu kendaraan atau ketika memiliki jeda beberapa menit sebelum rapat. Waktu singkat itu cukup berguna untuk mengulang kata, mengerjakan latihan, lalu menutup aplikasi tanpa merasa harus menyelesaikan satu pelajaran besar.
Namun, ada batas yang perlu dipahami sejak awal. Menguasai kosakata tidak otomatis membuat seseorang mampu berbicara lancar. Saya tidak akan menjadikan aplikasi ini sebagai satu-satunya alat untuk persiapan wawancara kerja, ujian resmi, atau percakapan profesional. Untuk tujuan tersebut, latihan mendengar, berbicara, menulis, dan tata bahasa tetap diperlukan dari sumber lain.
Artikel Berikutnya untuk Dijelajahi

Hill Climb Racing: Menjaga Keseimbangan di Ambang Terbalik

X (Sebelumnya Twitter): Kabar Terbentuk Langsung di Linimasa

Amazon Shopping Paling Berguna Saat Anda Tahu yang Dicari

Di 8 Ball Pool, Komunitas Terbentuk dari Tantangan dan Persaingan

Uber Mengatur Cara Kota Bergerak

Facebook Makin Menyatu dengan Ponsel, tetapi Tetap Menuntut Perhatian
Permainan kata membuat pengulangan terasa lebih ringan
Bagian permainan adalah salah satu alasan aplikasi ini lebih menarik daripada sekadar daftar kata dan terjemahan. Pengulangan kosakata sering terasa membosankan jika formatnya selalu sama. Dengan elemen permainan, saya lebih mudah bertahan beberapa menit lebih lama, terutama ketika sedang tidak ingin membuka buku pelajaran.
Meski begitu, unsur permainan juga bisa menjadi jebakan kecil. Saya dapat terlalu fokus menyelesaikan tantangan atau mengejar rasa puas setelah jawaban benar, sementara pemahaman konteks kata belum tentu kuat. Karena itu, saya menyarankan agar setiap kata yang terasa baru dicatat dalam kalimat buatan sendiri. Cara ini membuat latihan di aplikasi terhubung dengan penggunaan nyata, bukan hanya pengenalan cepat.
Trik lain yang menurut saya efektif adalah mengelompokkan kata berdasarkan kebutuhan pribadi. Jika sedang mempersiapkan perjalanan, saya bisa memprioritaskan kata yang berhubungan dengan arah, makanan, dan transportasi. Jika targetnya pekerjaan, kata yang muncul sebaiknya dipakai dalam contoh email atau percakapan kantor. Aplikasi memberi bahan latihan, tetapi pengguna tetap perlu menentukan jembatan menuju kehidupan sehari-hari.
Siapa yang paling cocok menggunakannya
Aplikasi ini paling cocok untuk pemula, pelajar yang ingin memperbanyak kata dasar, atau pengguna lama yang membutuhkan pengingat rutin. Saya juga bisa merekomendasikannya kepada orang yang pernah berhenti belajar bahasa Inggris karena materi dari aplikasi lain terasa terlalu padat. Format kosakata dan latihan harian menawarkan titik masuk yang lebih ramah.
Orang tua dapat menggunakannya sebagai aktivitas tambahan untuk anak, dengan pendampingan yang wajar. Rating usia 3+ memang membuatnya tampak ramah keluarga, tetapi anak kecil belum tentu memahami nilai pembelian digital atau perbedaan antara bagian gratis dan item berbayar. Sebelum perangkat diberikan, saya akan memeriksa pengaturan pembelian dan memastikan anak tahu kapan harus meminta izin.
Sebaliknya, pengguna tingkat lanjut mungkin cepat merasa kurang tertantang jika sudah memiliki kosakata luas. Mereka mungkin lebih membutuhkan artikel asli, podcast, percakapan langsung, atau aplikasi yang berfokus pada kemampuan berbicara. Di sini, Learn English Vocabulary lebih kuat sebagai alat pemeliharaan dan penguatan dasar daripada sebagai lingkungan bahasa Inggris yang lengkap.
Perbandingan dengan cara belajar yang biasa
Dibandingkan kartu kosakata kertas, aplikasi ini lebih praktis karena latihan dapat dibawa ke mana-mana dan terasa lebih interaktif. Dibandingkan kamus, aplikasi ini lebih mendorong pengulangan, tetapi kamus tetap unggul ketika saya ingin memahami banyak arti, contoh penggunaan, atau perbedaan nuansa sebuah kata.
Dibandingkan kursus video, aplikasi ini lebih cepat digunakan dalam sesi pendek. Kursus video biasanya lebih baik untuk penjelasan panjang dan contoh percakapan, sedangkan aplikasi ini lebih cocok untuk mengisi celah waktu. Dibandingkan tutor, tentu saja aplikasi tidak dapat menyesuaikan koreksi secara langsung berdasarkan kesalahan pengucapan atau gaya bicara saya.
Perbandingan ini penting karena saya tidak ingin menjualnya sebagai solusi universal. Nilai terbaiknya muncul ketika aplikasi dipakai sebagai satu lapisan dalam sistem belajar: latihan kosakata di sini, membaca atau mendengar dari sumber lain, lalu memakai kata tersebut dalam tulisan dan percakapan.
Hal yang perlu diperhatikan tentang biaya dan pilihan pengguna
Aplikasi ini dapat dipasang dan digunakan secara gratis, tetapi menawarkan pembelian dalam aplikasi mulai dari sekitar Rp15 ribu hingga sekitar Rp1,49 juta per item. Rentang tersebut cukup lebar, sehingga saya menyarankan pengguna memeriksa layar pembelian dengan teliti sebelum mengonfirmasi. Jangan menganggap semua materi atau fungsi tambahan otomatis termasuk dalam versi gratis.
Saya juga tidak akan langsung membeli paket besar hanya karena sedang bersemangat di hari pertama. Lebih aman memakai bagian gratis terlebih dahulu, menilai apakah latihan cocok dengan gaya belajar, lalu memutuskan apakah pembelian benar-benar memberi manfaat. Untuk anak, pengaturan autentikasi pembelian di perangkat menjadi langkah penting agar keputusan tetap berada di tangan orang dewasa.
Rasa kendali pengguna bukan hanya soal harga. Saya ingin dapat berhenti, mengulang, atau mengatur ritme tanpa merasa dipaksa mengejar target. Pada aplikasi seperti ini, kebiasaan yang realistis lebih berharga daripada sesi panjang yang hanya bertahan beberapa hari. Jika sebuah latihan terasa terlalu mudah, saya akan mengimbanginya dengan membuat kalimat sendiri; jika terlalu sulit, saya akan mengurangi jumlah kata per sesi dan mengulangnya pada hari berikutnya.
Privasi dan momen yang sebaiknya diperiksa
Saya bersikap hati-hati ketika menggunakan aplikasi pendidikan, terutama jika perangkat dipakai bersama anak. Hal yang paling masuk akal adalah membaca layar izin, kebijakan privasi, serta pilihan akun yang muncul saat pemasangan atau penggunaan. Saya tidak akan menganggap rating tinggi sebagai bukti bahwa semua praktik data pasti sesuai dengan kebutuhan pribadi saya.
Perhatian terbesar biasanya muncul ketika aplikasi meminta pendaftaran, menampilkan pembelian, atau menawarkan sinkronisasi. Pada setiap tahap itu, saya akan membaca pilihan yang tersedia dan menghindari memberikan informasi yang tidak diperlukan untuk tujuan belajar. Jika aplikasi dapat digunakan tanpa akun untuk kebutuhan dasar, saya akan memilih jalur tersebut; jika akun diperlukan untuk fungsi tertentu, saya akan menilai apakah manfaatnya sepadan.
Saya juga menyarankan memeriksa pengaturan perangkat secara berkala, bukan hanya saat pertama kali memasang. Perubahan versi dapat memengaruhi tampilan pilihan atau cara kerja izin. Versi 6.1.1 berjalan pada Android 5.0 ke atas, sehingga pengguna perangkat lama sebaiknya memastikan sistemnya kompatibel sebelum mengandalkan aplikasi ini sebagai alat belajar utama.
Untuk keluarga, pemeriksaan sederhana dapat dilakukan bersama: siapa yang menggunakan perangkat, apakah pembelian memerlukan konfirmasi, dan apakah anak memahami tombol yang ditekan. Langkah ini tidak mengganggu proses belajar, justru membuat penggunaan lebih tenang. Saya lebih nyaman merekomendasikan aplikasi ketika pengguna aktif memahami pilihan yang tersedia, bukan sekadar menekan tombol berikutnya.
Alur penggunaan yang saya sarankan
Saya akan memulai dengan menetapkan tujuan kecil yang konkret, misalnya mempelajari kata untuk perjalanan atau memperkuat kosakata pekerjaan. Setelah itu, saya menjalankan latihan harian dalam sesi pendek dan memilih beberapa kata yang benar-benar ingin dipakai. Kata-kata tersebut kemudian saya tulis ulang dalam kalimat yang berkaitan dengan kehidupan sendiri.
Pada akhir minggu, saya akan menguji diri tanpa melihat terjemahan. Saya bisa mencoba menjelaskan benda di sekitar, menulis pesan singkat, atau menyebutkan kata yang relevan dengan pekerjaan. Jika saya hanya mengenali jawaban ketika melihat pilihan di layar, berarti kata itu belum cukup dikuasai untuk penggunaan aktif.
Alur ini juga mengurangi kelemahan umum latihan pilihan ganda: rasa familiar dapat disalahartikan sebagai kemampuan mengingat. Dengan menambahkan produksi mandiri, saya bisa membedakan kata yang benar-benar saya pahami dari kata yang hanya tampak familiar karena sering muncul.
Saya tidak menyarankan mengejar jumlah kata sebanyak mungkin. Lebih baik menguasai kelompok kecil dan menggunakannya berulang kali daripada melewati banyak latihan tanpa pernah memasukkan hasilnya ke percakapan. Inilah salah satu cara agar aplikasi tetap berguna setelah rasa baru menghilang.
Pengalaman pada perangkat dan batas praktisnya
Karena aplikasi ini memiliki rating usia 3+ dan kebutuhan minimum Android 5.0, jangkauan perangkat yang dapat menggunakannya cukup luas. Namun, pengalaman nyata tetap bergantung pada ukuran layar, kenyamanan mengetik, dan kebiasaan pengguna. Pada layar kecil, sesi singkat terasa lebih nyaman daripada membaca materi panjang.
Saya juga akan menghindari menjadikan aplikasi ini sebagai pengganti buku catatan atau sumber referensi lengkap. Ketika menemukan kata yang membingungkan, saya membutuhkan tempat lain untuk memeriksa contoh kalimat dan nuansanya. Aplikasi membantu menjaga ritme, sedangkan sumber tambahan membantu memastikan penggunaan saya tidak keliru.
Jika tujuan utama saya adalah pelafalan, percakapan langsung, atau pemahaman aksen, saya akan memilih alat khusus untuk kemampuan tersebut. Jika tujuan saya adalah membangun kebiasaan dan memperluas kosakata secara bertahap, aplikasi ini lebih masuk akal. Perbedaan tujuan itu menentukan apakah pengalaman saya terasa memuaskan atau justru terbatas.
Mengubah latihan menjadi kebiasaan yang bertahan
Satu hal yang mudah terlewat saat memakai latihan singkat adalah menentukan kapan sebuah sesi dianggap selesai. Saya lebih suka berhenti setelah satu putaran yang benar-benar saya perhatikan daripada terus menekan latihan ketika pikiran sudah berpindah ke hal lain. Setelah menutup aplikasi, saya memilih satu kata dan mencoba mengingatnya lagi beberapa jam kemudian tanpa membuka layar. Jeda kecil itu memberi gambaran yang lebih jujur tentang apa yang melekat.
Untuk hari yang sibuk, saya tidak memaksakan sesi lengkap. Saya bisa menetapkan kebiasaan ringan: membuka latihan saat menunggu, memilih satu kata yang terasa berguna, lalu memasukkannya ke catatan atau pesan yang memang perlu saya tulis. Pada hari yang lebih tenang, saya kembali mengulang kata-kata yang sama. Pola ini membuat aplikasi mendukung rutinitas, bukan menjadi tugas tambahan yang terasa berat.
Jika belajar bersama teman atau anggota keluarga, saya akan mengubah kata baru menjadi permainan lisan sederhana: satu orang menyebutkan maknanya, yang lain membuat contoh kalimat. Ini bukan fitur khusus aplikasi, melainkan cara praktis untuk menguji apakah kosakata bisa digunakan di luar layar. Kelebihannya, jawaban tidak lagi dipilih dari opsi yang tersedia; kelemahannya, pengguna perlu memastikan contoh kalimat tetap wajar dengan bantuan kamus atau sumber tepercaya jika ragu.
Memilih aplikasi ini dibandingkan alternatif lain
Saat memilih alat belajar, saya biasanya bertanya lebih dulu apakah masalah utama saya adalah lupa kata, sulit memahami penjelasan, atau tidak berani berbicara. Untuk masalah pertama, latihan kosakata singkat di sini masuk akal. Jika saya perlu membangun tata bahasa dari awal, kursus terstruktur yang mengurutkan konsep mungkin lebih cocok. Jika saya ingin mendengar bahasa Inggris dalam konteks alami, video, podcast, dan bacaan lebih memberi paparan daripada latihan kata yang berdiri sendiri.
Kartu digital yang dibuat sendiri juga punya kelebihan: saya dapat memasukkan istilah yang benar-benar saya temui di kantor, sekolah, atau bacaan. Namun, menyiapkan dan merawat kartu memerlukan usaha. Aplikasi ini lebih siap digunakan ketika saya hanya punya jeda singkat, sedangkan kumpulan kartu pribadi lebih unggul untuk meninjau daftar khusus dengan cara yang saya tentukan sendiri. Keduanya tidak harus dipertentangkan; saya dapat memakai aplikasi untuk menjaga kebiasaan, lalu menambahkan kata penting ke catatan pribadi.
Perbedaan tersebut penting bagi orang yang bertanya apakah aplikasi ini cukup untuk belajar dari nol. Saya menganggapnya titik awal yang ramah untuk menambah perbendaharaan kata, bukan kurikulum yang mencakup semua kebutuhan pemula. Pengguna baru tetap perlu mencari contoh kalimat, mendengarkan pengucapan dari sumber lain, dan belajar menyusun kalimat. Jika tidak, kata mungkin dikenali tetapi sulit dipakai saat harus merespons dengan cepat.
Menilai hasil tanpa hanya mengandalkan jawaban benar
Saya tidak menilai kemajuan hanya dari seberapa sering sebuah latihan terasa mudah. Tes yang lebih berguna adalah apakah saya bisa mengingat arti tanpa petunjuk, mengenali kata dalam bacaan, lalu menggunakannya dengan tepat dalam kalimat sendiri. Ketiga hal itu tidak selalu berkembang bersamaan. Saya mungkin mengenali kata saat membaca, tetapi masih ragu memilihnya ketika menulis; itu tanda bahwa kata tersebut perlu dipakai lagi, bukan alasan untuk merasa gagal.
Sebuah catatan sederhana dapat membantu: tulis kata, makna yang saya pahami, dan satu contoh buatan sendiri. Tidak perlu membuat daftar panjang atau menyalin semua materi. Saya hanya mencatat kata yang berpotensi dipakai, terutama yang sempat tertukar dengan kata lain. Dengan begitu, waktu tambahan tetap terarah dan saya tidak mengubah sesi ringan menjadi pekerjaan administrasi.
Pengguna yang belajar untuk kebutuhan tertentu juga bisa memakai ukuran praktis. Sebelum perjalanan, misalnya, saya menguji apakah saya dapat menyebutkan beberapa kebutuhan tanpa menerjemahkan setiap kata satu per satu. Untuk urusan kerja, saya mencoba menulis satu kalimat email dengan kata yang sedang dipelajari, lalu memeriksa apakah pilihan katanya terdengar sesuai. Cara ini lebih bermakna daripada sekadar menyelesaikan banyak putaran.
Putusan saya setelah menimbang manfaat dan batasnya
Secara keseluruhan, saya menilai Learn English Vocabulary sebagai aplikasi pendidikan yang mudah didekati untuk latihan kosakata harian. Rating rata-rata 4,9 dan jumlah pemasangan lebih dari 5 juta menunjukkan banyak pengguna menemukannya berguna, tetapi saya tetap akan menilai kecocokan berdasarkan tujuan pribadi, bukan angka semata.
Nilai terbesarnya ada pada kebiasaan kecil yang konsisten: membuka aplikasi, mengulang kata, lalu membawa kata itu ke kalimat nyata. Permainan membuat proses tidak terlalu kaku, sementara format singkat membantu pengguna yang sulit menyediakan waktu belajar panjang. Untuk pemula dan pelajar yang ingin kembali membangun dasar, saya cukup nyaman merekomendasikannya.
Saya akan lebih berhati-hati merekomendasikannya kepada pengguna tingkat lanjut, orang yang membutuhkan pelatihan berbicara serius, atau siapa pun yang menginginkan satu aplikasi untuk seluruh kemampuan bahasa. Mereka mungkin lebih cocok dengan kursus terstruktur, tutor, atau kombinasi sumber yang memberi umpan balik langsung.
Harga gratis membuatnya layak dicoba tanpa komitmen awal, tetapi pembelian dalam aplikasi perlu diperlakukan sebagai keputusan terpisah. Saya akan mencoba alur gratis, memeriksa pilihan akun dan privasi, mengawasi pembelian, lalu memakai metode pencatatan sendiri agar kata-kata tidak berhenti sebagai jawaban benar di layar.
Kesimpulan saya sederhana: ini bukan jalan pintas menuju kefasihan, tetapi alat yang praktis untuk menanamkan rutinitas kosakata. Jika Anda ingin belajar dalam potongan waktu kecil dan bersedia melengkapi latihan dengan membaca, mendengar, serta berbicara, aplikasi ini bisa menjadi teman belajar yang masuk akal. Jika Anda membutuhkan kedalaman akademis atau koreksi percakapan, sebaiknya jadikan aplikasi ini pelengkap saja, bukan pusat seluruh rencana belajar.
Kelebihan
- Membantu menghafal kosakata baru melalui latihan berulang.
- Cocok untuk pemula yang ingin memperkaya kosakata sehari-hari.
- Materi dapat dipelajari dalam sesi singkat kapan saja.
- Tampilan sederhana sehingga mudah digunakan oleh berbagai usia.
- Latihan interaktif membuat proses belajar terasa lebih menarik.
Kekurangan
- Kosakata tingkat lanjut mungkin masih terbatas.
- Beberapa fitur belajar bisa memerlukan koneksi internet.
- Pengulangan latihan dapat terasa monoton bagi sebagian pengguna.
- Penjelasan tata bahasa tidak menjadi fokus utama aplikasi.
- Kemajuan belajar sangat bergantung pada konsistensi pengguna.
FAQ untuk Learn English Vocabulary
Apa itu aplikasi Learn English Vocabulary dan untuk siapa aplikasi ini cocok?
Learn English Vocabulary adalah aplikasi pembelajaran kosakata bahasa Inggris yang dirancang untuk membantu pengguna mengenali, mengingat, dan menggunakan kata-kata baru. Aplikasi ini cocok untuk pemula, pelajar, pekerja, maupun siapa saja yang ingin memperluas perbendaharaan kata secara mandiri. Materinya dapat digunakan untuk belajar sehari-hari, meningkatkan kemampuan membaca, memahami percakapan, dan mendukung persiapan menghadapi pelajaran atau ujian bahasa Inggris.
Fitur belajar apa saja yang tersedia di Learn English Vocabulary?
Learn English Vocabulary umumnya menyediakan daftar kosakata berdasarkan tema, arti kata, contoh penggunaan, latihan pilihan ganda, serta pengulangan kata yang telah dipelajari. Beberapa materi juga dapat dilengkapi pelafalan audio sehingga pengguna bisa berlatih mendengar dan mengucapkan kata dengan lebih benar. Ketersediaan fitur dapat berbeda menurut versi aplikasi, perangkat, dan pembaruan yang dipasang.
Apakah Learn English Vocabulary cocok untuk pemula yang belum menguasai bahasa Inggris?
Ya, aplikasi ini dapat menjadi pilihan yang baik bagi pemula karena pembelajaran kosakata biasanya disusun secara bertahap dari kata-kata umum dan mudah dipahami. Pengguna dapat memulai dari tema dasar seperti angka, warna, keluarga, makanan, aktivitas harian, dan benda di sekitar. Namun, aplikasi ini lebih berfokus pada kosakata, sehingga pengguna tetap sebaiknya mempelajari tata bahasa, mendengarkan, dan berbicara melalui sumber tambahan.
Apakah aplikasi Learn English Vocabulary dapat digunakan tanpa koneksi internet?
Kemampuan penggunaan secara offline bergantung pada desain dan versi aplikasi. Sebagian materi mungkin dapat diakses setelah terunduh, tetapi fitur seperti audio tertentu, sinkronisasi kemajuan, iklan, atau pembaruan konten dapat memerlukan koneksi internet. Sebelum bepergian atau belajar tanpa jaringan, sebaiknya buka seluruh materi yang diperlukan terlebih dahulu dan periksa pengaturan aplikasi untuk memastikan bagian mana yang tersedia secara offline.
Apakah Learn English Vocabulary gratis dan apakah terdapat iklan atau pembelian dalam aplikasi?
Learn English Vocabulary mungkin dapat diunduh secara gratis, tetapi beberapa versi dapat menampilkan iklan atau menawarkan pembelian dalam aplikasi untuk membuka materi, menghapus iklan, atau mengakses fitur tambahan. Ketentuan harga dan fitur premium dapat berbeda antara Android dan iOS serta berubah setelah pembaruan. Periksa halaman resmi aplikasi di toko aplikasi sebelum mengunduh agar mengetahui biaya, izin, dan kebijakan berlangganan yang berlaku.
Learn English Vocabulary
Situs ini menyediakan informasi independen tentang aplikasi pihak ketiga dan tidak berafiliasi dengan, atau dimiliki, dikembangkan, maupun didistribusikan oleh, pemilik atau pengembang aplikasi apa pun yang ditampilkan di sini. Nama aplikasi, logo, dan merek dagang adalah milik masing-masing pemiliknya. Detail developer disediakan sebagai referensi; silakan hubungi developer secara langsung melalui support.vocabulary@useprometheus.app, kunjungi https://useprometheus.app/vocabulary, atau baca https://useprometheus.app/vocabulary/privacy mereka.













